Berita Sebelumnya disini dan disini
Hari ini tadi pagi, ibu sama Hani emang udah janjian mau jenguk Benneth di Mitra Kelapa Gading. Sebelumnya sempet telpon-telponan sama Ningnong, ning bilang Vita (benneth's mom) tabah banget dan nggak terlihat terlalu sedih. Hmm....okelah, terhibur juga dengernya. Sebelumnya hari Selasa ibu dapet postingan foto-foto Ben di ICU, duuuh yang ada di kantor ibu berderai-derai nggak karuan sampe ditenangin Angky.
Tapi begitu di rumah sakit, begitu Vita liat Ibu, wajahnya udah langsung sedih banget dan begitu ibu dan Vita melihat Ben di ruangan isolasi, kita berdua bertangis-tangisan. Ibu bilang ke Vita : "duh maaf ya vit harusnya gue ngasih lo kekuatan malah nangis, maaf banget deh gue emang cengeng".
Vita cerita panjang lebar tentang kronologis peristiwa meledaknya mobil jemputan sekolah. Tidak ada yang meninggal, tapi dua orang Ben dan seorang temannya bernama Ezra (dan begitu tau namanya Ezra, ibu langsung nangis lagi) paling parah, namun Ezra yang terparah. Dan yang paling menyedihkan adalah sistem rumah sakit di Indonesia ini.Ampuuun, sungguh miris mendengarnya. Di tengah kepanikan, Vita harus bayar deposit 20 juta!!!!!
Setelah dari ruangan ICU, kita ngobrol lagi di luar, seorang ibu dan seorang anak laki-laki datang. Anak ini ternyata sahabat Ben, tetangga di depan rumah. Si ibu tadinya nggak mau ngajak, karena peraturan RS kan anak sebelum umur 12 gak boleh, tapi si sahabat Ben ini setiap malam mimpi buruk terus, berteriak-teriak memanggil nama Ben. Akhirnya Vita mencoba melobi suster kepala agar mengijinkan anak ini melihat Ben. Dan begitu dia keluar, duuuh....ini anak menangis, dan si ibu menenangkan : "nggak apa-apa, ben nggak apa-apa, nanti Ben cakep lagi koq, nanti main lagi sama ade". Aduuuuuuuuuuuuuuuhhh.............ibu nangis lagi!!!!
Beberapa hari yang betul-betul menguras emosi ibu.Meski seluruh wajah Ben dan kedua tangannya tertutup perban, Ben mengalami kemajuan hari ini. Sudah bisa minum susu, kedua kakinya sudah bisa bergerak, sudah merespon dengan baik. Meski masih memakai ventilator.Tapi dokter bilang masa kritisnya belum lewat, yang ditakutkan adalah infeksi lanjutannya.
Selain sahabat Ben yang datang, ada satu orang lagi korban yang menjenguk Ben.Seorang anak perempuan cantik yang pipi kanannya diperban. Meski keliatan nggak terlalu besar, tapi menurut ibunya lukanya sangat dalam karena terkena besi panas mobil. Tapi satu hal yang paling ditakutkan ibunya, si anak ini berubah kepribadiannya karena sejak hari senin sama sekali tidak bicara.
Anehnya, mobil yang meledak masih berada di depan sekolah, sampai hari ini belum dipindahkan karena tidak dibolehkan polisi. Masalahnya anak-anak di sekolah itu sampai hari Rabu kemaren sama sekali takut masuk sekolah. Seorang teman Ben, bahkan sampai terkencing-kencing dan berlari menjauhi sekolah. Sedih!
Teman-teman kalau ada yang tergerak membantu Vita, bisa PM saya ya.Nanti saya kasih no reknya Vita dan nomer teleponnya.Ini sudah seijin Vita koq.
Doa teman-teman masih sangat diharapkan.
sumber gambar : http://www.iheartgraphics.com/blog_images/angel_pray.jpg