Blog EntryBENNETH : The Last JourneyMar 29, '08 8:12 AM
for everyone

Sehabis mengantar Benneth ke peristirahatannya yang terakhir

Jumat 28 Maret 2008

Masih ingat postingan ibu terakhir tentang sms Vita yang bilang sudah sampai di RSPP? Itu kira-kira jam 11.30. Lalu ibu istirahat makan siang di ruang rapat. Tiba-tiba jam 1 kurang 10 menit Ike menelpon ibu menanyakan benarkah Ben sudah pergi? Ibu segera lari ke depan komputer dan mendapati layar komputer ibu penuh dengan pertanyaan yang sama. Ibu cepat2 matikan komputer dan bergegas ke RSPP.

Sampai di UGD, ibu menanyakan ke petugas ternyata Ben sudah dibawa ke kamar mayat. Dengan berderai air mata, ibu berlari. Di sana ada mas Hadi dengan mata yang memerah dan langsung berurai melihat ibu. “Tolong temani vita di UGD, dia pingsan”. Ibu lari lagi ke ruang UGD dan mendapati Vita duduk di atas tempat tidur ditemani temannya Novi.Tangispun pecah!

 
“Yul, ini mimpi kan? Nanti aku bangun, Benneth ada kan?”, kalimat yang terus diucapkan Vita diantara tangisnya. Ibu tak tahu lagi mau berkata apa selain bilang ke Vita kalau Ben pasti sudah senang di Surga bersama Yesus.

 
Semalam sebelum Ben dibawa ke RSPP, kondisinya memang sudah drop sekali. Nafasnya tersengal-sengal. Begitu juga pagi menjelang dibawa ke RSPP. Cukup dilematis memang. Tapi mengingat pelayanan yang kurang maksimal, akhirnya diputuskan Ben tetap dipindahkan. Begitu dari UGD RSPP, kondisi Ben turun lagi saat akan dibawa ke ruang ICU Burnt Unit. Dan pergilah Ben selamanya. Infeksi akibat luka bakarnya sudah tak tertahankan padahal luka bakarnya sudah mengering.

Vita tak menyesali keputusannya memindahkan Ben tapi justru yang ia sesali adalah kenapa tidak memindahkan Ben dari minggu lalu. Karena sewaktu konsultasi ke dokter2 di RSPP, mereka mengatakan seharusnya Ben sudah dibawa ke situ di minggu pertama. Tapi waktu itu pun  ICU RSPP penuh.

Duh, Vit jangan pernah menyesali apapun. Kamu sudah melakukan yang terbaik. TapiTuhan lebih tau mana yang terbaik buat Ben.

Jam 2 siang teman-teman lain mulai berdatangan. Untung Shinto datang karena dia yang mengerti apa yang harus dilakukan. Kami berdua bersama Atik (adiknya Vita) bergegas mencari kemeja dll di mayestik untuk ‘mendandani’ Ben. Seluruh wajah Ben dan kedua tangannya harus diperban karena terus menerus mengeluarkan air. Tersobek-sobek rasanya hati ini melihat kedua orang pengurus mayat mendadani Ben.Nggak karuan rasanya mendengar mas Hadi ‘bercakap-cakap’ dengan Ben seakan-akan ia mendengar. Airmata ibu seakan tak ada habisnya mengalir.

 
Sabtu 29 Maret

Jam 7.30 ibu sudah ada di rumah Vita. Ben di peti bersama dengan beberapa benda kesayangannya. Berbarengan dengan rombongan guru-guru dari TK Harapan Bunda yang akan mengadakan pelepasan terakhir untuk Ben. Dan lagi sungguh menguras airmata saat salah seorang guru bercerita tentang Ben yang nggak pernah nangis di sekolah dan selalu ceria. Kemudian seorang guru kesayangan Ben menyanyikan sebuah lagu. Ternyata hari senin besok, di sekolah diadakan perayaan ulangtahun untuk yang berulangtahun di bulan Maret (Ben tanggal 6 Maret lalu berulangtahun ke-6). Ben sudah wanti-wanti Vita untuk membuatkan cake Naruto. Goodybag dan kado yang dipersiapkan sekolah untuk Ben dibawa dalam  peti.

Di rumah duka, ibu bertemu dengan mamanya Ezra, teman Ben yagn sudah  terlebih dahulu pergi. Beliau sudah tabah sekali dan terlihat damai dan sudah iklas merelakan Ezra pergi. Ketika ibu memperkenalkan diri dan bahwa nama anak kita sama, Ia langsung menangis dan memeluk ibu. Ia bilang kapan-kapan ingin bertemu dengan Ezranya-ibu.

Saat-saat memberikan ciuman terakhir sebelum tutup peti juga jadi bagian yang menguras emosi. Catherine yang sebelumnya masih telihat ceria kali ini terus menerus menangis. Begitu juga saat di pemakaman. Vita kerap kali bilang berat sekali rasanya. Mas Hadipun yang waktu hari Jumat terlihat tabah, hari ini juga terus berurai airmata.

Tanda-tanda

Tiga hari sebelum kejadian terbakarnya mobil, Vita bercerita Ben mendadak aneh. Satu hari itu rasanya dia tidak mau pulang. Sehabis minta potong rambut, Ben minta makan, sehabis makan dia minta beli game, lalu minta lagi belanja ke Indomaret. Ini bukan kebiasaan Ben. Seminggu sebelum itu, Ben rajin memfoto dirinya sendiri di HP kedua orangtuanya.Dia sempet protes : koq di rumah ini foto kakak Cattherine melulu sih, foto Ben Cuma sedikit. Mas Hadi dan Vita memberi penjelsan, waktu jamannya kakak belum ada kamera digital, jadi semua dicetak. Foto-foto Ben banyak di komputer papa di kantor, di HP mama, disimpan di komputer rumah. Banyak juga. Tapi meski tetap sudah dijelaskan, Ben asik memfoto-foto dirinya sendiri.

Dua hari menjelang kepergian Ben. Di rumah Atik, tiba-tiba saja Catherine tanpa ujung pangkal dan sedang tidak membahas alkitab pada saat itu, ia  bicara begini : “di alkitab ada ayat yang bilang ‘manusia berasal dari tanah akan kembali ke tanah’.

Dan di hari itu juga anaknya Atik yang berusia 1.5tahun tiba-tiba memanggil-manggil nama Ben. Sambil menunjuk ke satu tempat seakan-akan ia melihat Ben ada di situ.Ini terjadi dua kali dan pada saat yang kedua anaknya Atik memanggil Ben sambil berlari ke dapur.

Sementara Vita dua hari sebelum Ben pergi merasa hatinya nggak enak sekali sampai tidak bisa makan. Entah kenapa!

Ben si malaikat kecil

Vita bercerita bagaimana sejak hamilpun, Ben tidak pernah menyusahkan. Vita sampai bilang Ben itu seperti malaikat karena sangat baik.Dia anak yang sangat anteng tapi juga ceria, nggak cengeng dan sangat pengertian. Ben lah yang selalu dibawa Vita pergi kemana-mana karena ia selalu senang-senang saja dibawa kemanapun. Ia yang rajin membantu Vita bikin kue, sudah pandai menimbang bahan-bahan kue juga paling senang menunggui Vita saat membuat kue.Ben juga anak yang sangat rapi. Pinsil warna nya bisa hanya setahun sekali membeli karena Ben rajin meraut pinsilnya sendiri, memberinya nama dan meletakkannya dengan rapi.Mainan-mainnya juga ia rapikan. Menurut Vita jauh berbeda dengan Catherine.

Catherine sempat bilang tadi :”yah ma, catherine nggak bisa bikin pe-er lagi dong, kan nggak ada Ben yang ngerautin pinsilku”.

Ya selama ini memang Ben yang merautkan pinsil-pinsil Cathherine saat ia belajar dan membuat pe-er bahkan yang merapikannya juga. Ia memang malaikat kecil bukan?

Ben si malaikat kecil itu sudah pergi. Ke sana, ke Surga ke rumah Tuhan dimana tidak ada lagi kesakitan. Dia pasti sudah senang disana, bermain bersama Yesus dan sahabatnya Ezra.

Vita dan mas Hadi menitip salam untuk semua teman-teman Mpers, terimakasih atas semua dukungannya. Meskipun tidak pernah kenal dan tidak pernah bertemu tapi dukungan teman-teman di sini sangat menguatkan Vita dan keluarga.

Tolong terus doakan  Vita yang masih sangat terpukul dengan kepergian Ben.Semoga Vita kuat dan tidak terus menerus sedih.

Selamat jalan Ben. Sampai bertemu lagi di Surga nanti.

86 CommentsChronological   Reverse   Threaded
ophoeng wrote on Mar 29
Ya. Selamat jalan, Ben.
Semoga Vita dan Mas Hadi tabah dan tegar menerima hal ini.
Kami semua tentu sedih dan berduka bagi Vita dan Mas hadi.

Terima kasih buat anda juga, telah mengupdate terus beritanya, Yul.
ilvania wrote on Mar 29
mbak Yuli terima kasih updateanya.. Salam utk keluarga Ben , Yesus cinta Ben dan sangat mengasihi Ben.. Kasih Kristus menyertai Keluarga Ben. *berurai air mata*
irma303 wrote on Mar 29
Yul, tolong bilangin saya ikut mendoakan ya
ngga bisa membayangkan gimana sedihnya perasaan orang tuanya saat ini
dwakkary wrote on Mar 29
ibu.... terima kasih banyak untuk update-nya selama ini. aku yakin Ben sudah tenang dan bahagia di pangkuan Tuhan.amin
kuesyafina wrote on Mar 29
speechless bu, semoga dan harus, Vita harus kuat.,
rumahnyaalsa wrote on Mar 29
mbak Yuli terima ksih untuk liputan dan breaking news selama, belum pernah kenal ama mbak Vita cuma udah merasakan hasil karya ediblenya. semoga mbak Vita & fam kuat menerima cobaan ini.
*nulissamangapusairmata*
cikciks wrote on Mar 29
Sedih sekali membacanya.....
Semoga Ben selalu berada di sisi-Nya dan keluarga Vita selalu diberikan ketabahan......Amin
cermincantik wrote on Mar 29
Sedih sekali ..meski gak kenal...gak tahan sampe keluar air mata terus...

semoga vita dan keluarga diberi ketabahan.
litakoeswandi wrote on Mar 29
Sedih banget bacanya Yul sekaligus salut sama dirimu yang setia mendampingi Vita....
estihkw wrote on Mar 29
Semoga Vita & keluarga tabah melewati ujian dari Tuhan.
kaiserina wrote on Mar 29
Sedih sekali.membacanya...,nggak tahan airmata ngalir terus...
Selamat jalan Ben, sekarang Ben sudah bersama Yesus.
Buat keluarga mbak Vita, kami juga mendoakan diberi kekuatan lahir batin& tabah menghadapi hari2 mendatang. Tuhan mengasihi umatNya, Dia tidak akan memberikan cobaan melebihi kekuatan umatNya. Amin....
sylviegill wrote on Mar 29
bu, terima kasih updatenya
semoga vita dan suami, tegar dan tabah
sisiliapa wrote on Mar 29
Tima kasih ibu atas updatenya... Mudah2an vita dan keluarga bisa melewati semua ini dengan ikhlas...
estherlita wrote on Mar 29, edited on Mar 29

Ikut berduka cita ya tolong sampaikan pada Vita dan Hadi..
Semoga diberi ketabahan dan kekuatan.
makasih banget atas update nya....

saya ngikutin dari awal, sedih banget bacanya...
tapi mungkin ini yang terbaik untuk Ben, kalaupun hidup terus juga mungkin cacat tubuhnya mayan berat buat Ben derita...
Dan juga penderitaannya melewan sakitnya saya rasa juga tak terkirakan...
Allah tau yang terbaik buat Ben...
setiyono wrote on Mar 29
thank you for sharing ya...
cerita yang menyedihkan, tapi Tuhan tau apa yang terbaik bagi kita... Mudah2an keluarga yang ditinggalkan dapat menerima dengan iklas ya mbak
keranjangbelanja wrote on Mar 29
semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan...pasti ini yang terbaik buat semua, sudah garis Tuhan, saya merasa sedih mendengarnya walaupun belum kenal dan tahu..
Comment deleted at the request of the author.
ibutio wrote on Mar 29
trims mbak Yuli...atas updatenya...bahagianya Vita punya sahabat seperti mbak Yuli
yulikrisna wrote on Mar 29
Mbak Yuli..terima kasih ya buat update-nya...
GBU...
indlest wrote on Mar 29
Semoga keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan. Ben si malaikat kecil, yg akan membukakan pintu surga bagi orangtuanya di hari akhir nanti nanti..
dydy wrote on Mar 29
didoakan dari jauh, salam buat Vita dan Hadi...tabah ya...
louveringo wrote on Mar 29
makasih ya buat updatenya mbak Yuli.... sedih banget membaca kepergian Ben....
wehaz wrote on Mar 29
RIP Benneth..
Titip salam buat Vita, Hadi & Catherine
mamajos wrote on Mar 29
terimakasih mbak untuk update-nya.... GBU...
aku mendoakan semoga mbak vita & keluarga tabah menghadapi ini semua....amin
widyahidayat wrote on Mar 29
Sedih banget baca nya....
Semoga mba Vita, mas hadi dan Catherine diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Ben pasti sudah tenang di sisi Nya...

Mba Yuli - Terima kasih atas update nya ..
unebellemaison wrote on Mar 29
Mbak aku liat photonya Ben di blognya Vita.., aduh..cakep sekali.
Mudah2an mbak Vita diberi ketabahan ya..
Saya pernah dengen nama mbak Vita., karena temanku di Jakarta katanya pernah beli edible buatannya.
tob4b1 wrote on Mar 29
turut berduka ya?
windakelly wrote on Mar 29
Selamat jalan Ben..... Damai di sisi-Nya.....Amiin...
wajanpanci wrote on Mar 30
Semoga Ben dilapangkan jalannya. Ikut sedih ngebacanya... Semoga orang tua dan keluarga Ben tabah. Thanks buat up-datenya ya...
eppa wrote on Mar 30
Aku ngga kan pernah kebayang gimana rasanya kehilangan seorang anak, dan ngga mau ngebayanginnya :(
Sedih banget denger berita ttg Ben, tapi percayalah bahwa ini semua adalah yg terbaik untuk mbak Vita.. Tuhan punya rencana yg lebih baik dibalik semua ini..
eddyjp wrote on Mar 30
selamat jalan Ben.....
adekbayi wrote on Mar 30
sedih bgt baca nya .. thx update nya
henay wrote on Mar 30
Selamat jalan ya ben..
M'Yuli makasih updatenya.
worldofchemy wrote on Mar 30
tadi pagi saya juga lihat beritanya di Kompas, walo cuman sedikit.
Tolong sampaikan ucapan belasungkawa kepada ortunya Ben ya Mbak....
Anak yang masih suci seperti itu akan menjadi tabungan ortunya di kehidupan kelak...semoga ortunya tabah...
vsamperuru wrote on Mar 30
Yul,
thanks so much atas updatenya.
Ikut sedih, ikut berduka atas kepergian Ben. Sedih banget.
Ya, semoga Vita bisa cepet pulih... (pasti berat bgt ya Yul)
jshareene wrote on Mar 30
Mba thanks yah untuk updatenya, sedih rasanya denger ben pergi..walaupun ga kenal ben dan keluarganya, saya selalu memantau keadaan beneth di milis FM, saya sependapat dengan mba yuli, kalo beneth ada bersama Yesus sekarang.biar penghiburan dari Bapa ada sm vita dan keluarga..
fiefamily wrote on Mar 30
Yuli tks banget update nya ....... semoga Ben tenang disisiNya dan tentunya Vita dan Kel diberi ketabahan dan Kekuatan .... Amiin .....
erlinaayu wrote on Mar 30
sedih banget bacanya....aku langsung ciumin anak-anakku
unebellemaison wrote on Mar 30
Mbak.., aku baru ngeh.., pas liat photo2nya di flickr.., Itu ibunya Hadi (mertuanya Vita) aku yakin 100% itu tetangga saya di Sukabumi, tepatnya di Karang Tengah - Cibadak. Pas saya liat Hadi, saya masih inget wajahnya, walopun udah lama sekali nga liat dia.., tapi saya kenal Adiknya yang bernama Poppy. Apalagi Ibunya Hadi (saya panggil Ibu Lies) pernah sekali menengok anak saya waktu saya abis lahiran, kebetulan beliau temannya ibu saya.., waktu itu saya lahiran memang di Indonesia.
Nga nyangka yang Mbak beritakan itu adalah keponakan, dan cucu dari orang yang saya kenal.
indroo wrote on Mar 30
ibu, terimakasih udah membagi kisah, sekarang lengkap rasanya mengiring kepergian si malaikat kecil. salam buat mb Vita dan mas Hadi yang selalu tegar dan tabah
haryette wrote on Mar 30
aku ikut menangis Yul, mengikuti cerita Ben yang berakhir sangat menyedihkan buat keluarga.
Semoga ke 2 orang tua Ben, boleh selalu di kuatkan iman nya dari hari kehari dan dapat menerima segala yang telah TUHAN tetapkan.
dwitrazaky wrote on Mar 30
ikut sedih ya....karena berita terakhir kan sudah mulaii agak baik...ternyata.....semoga orangtuanya dikuatkan hatinya..
ningnong wrote on Mar 30
masih merinding sampai hari ini...
semoga Ben tenang disisiNya dan Vita sekeluarga diberi ketabahan dan kekuatan .... Amiin .....
sarifendy wrote on Mar 30
mbak yul aku baca postingan ini sangat sedih dan sempat menitikan air mata nih...hiks...sedih bacanya...semoga ben bahagia di surga bersama Tuhan Yesus....kemarin aku juga tak henti hentinya berdoa di gereja pas misa dan meminta ketenangan dan ketabahan buat vita dan keluarga.
santolis wrote on Mar 30
Yul, gw berderai2 baca postingan ini... semoga mbak Vita diberi kekuatan lebih ya... Ben memang terlihat seperti malaikat kecil dari senyumnya... TFS the story Yul...
mygata wrote on Mar 30
Abis gw baca nih postingan..dan liat foto Benneth di flickr...duh mbak yul....gw netes terus air matanya nih....nangis gw.....miris dan lemes....Tapi bener kata lo Yul...TUHAN EMANG SANGAT SAYANG AMA BENNETH makanya Tuhan ingin cepat2 Beneth duduk di SAMPINGNYA, dan bahagia di Surga. Ini memang Jalan yang terbaik buat Benneth, Tuhan berencana tepat pada WAKTUNYA.
dewijoris wrote on Mar 30
Selamat jalan ya Ben...sampai kita berjumpa lagi di rumah Bapa ya Ben...
oetjipop wrote on Mar 30
hikssss...

selamat jalan, Ben..
damai di sisiNyaaaaa
sicantikdysca wrote on Mar 30
Selamat jalan Ben..

Mbak Vita & kel, tetap kuat ya..
mayaekt wrote on Mar 30
tengkiu buat updatenya ya.... Vita & Hadi, you are always in my prayer....
dafira wrote on Mar 30
Sedih bacanya. :(
anaklaut wrote on Mar 30
Yul .. thx laporannya. Sedih banget bacanya.
Jumat itu gw rencana mau ke RSPP besuk Ben, tp krana ada kerjaan gue baru balik kantor jam 4. Dapet kabar Ben udah gak ada, dan gue tetep gak bisa ke RSPP karna kerjaan yg kudu selesai hari itu juga.

Salam buat Vita ya Yul. Kira2 dia udah bisa di telpon belum ya?
Gak tega mau nelpon dia ...
raissalya wrote on Mar 30
Selamat jalan Ben...semoga Ben tenang disisiNya dan mba Vita beserta sekeluarga diberi ketabahan. amien.
p1277y wrote on Mar 30
Yul, sedih banget bacanya. Aku sampai menitikkan air mata. Gag kebayang rasanya kl sampai harus kehilangan anak yg kita kandung selama 9 bulan & kita rawat dengan sepenuh hati kita. Tp mungkin itu yg terbaik buat Ben. Ben sdh tidak merasakan lg sakitnya akibat infeksi tsb. Ben sudah berbahagia bersama JC di surga & dia sudah benar2 menjadi malaikat. Selamat jalan Ben.. kami disini selalu mengingatmu. Dan buat Vita & fam. yakinlah bahwa Ben sudah senang skrg & dia tidak kesakitan lagi. Semoga Vita & fam selalu tabah menghadapi cobaan ini. Yakinlah Tuhan tau yg terbaik.
efiandra wrote on Mar 30
Thanks yach Yul, sudah posting cerita indah diperjalanan terakhir Ben... walau tak sempat berjumpa Ben, aku tahu dia sosok malaikat kecil untuk vita dan keluarga juga teman2 yang mengenalnya. Selamat Jalan Ben...semoga Tuhan menempatkanmu dalam surga yang paling indah. Amin
ibufarhansarah wrote on Mar 30
Yul, makasih updatenya, moga2 Vita sekeluarga tabah. Beritanya ada di Kompas minggu kemarin.
dapurmeranti wrote on Mar 31
seediih.. nyess rasanya.. Semoga keluarga yang ditinggalkan-mba vita, mas Hadi, Catherine- tabah dan mendapat ganti yang lebih baik..
nnoe wrote on Mar 31
tiap baca update terbaru kondisi Ben dari pertama, airmata terus ngalir.
titip salam untuk mba vita dan keluarga ya mba, semoga diberikan ketabahan. Allah sudah memberikan yang terbaik untuk Ben, tidak ada lagi rasa sakit ya Ben...semoga Ben tenang di sisi Allah...amin
nandola wrote on Mar 31
Walopun cuma pernah ketemu Vita dan Ben satu kali, tetep aja tiap baca update-an Ben sedih terus. Tuhan pasti tahu yang terbaik untuk hambanya. Semoga keluarga yg ditinggalkan diberi kekuatan. Thanks banget atas postingan tentang Ben selama ini ya bu...
qilqil wrote on Mar 31
ya allah, semoga dikuatkan
duhhhh gak kebayang say....
armansyah wrote on Mar 31
Semoga Tuhan balas kebaikan mbak Yuli, yang bahkan di dalam duka begitu mendalam tetap membagi kabar dengan kami semua di sini...

Semoga dari rasa pedih dan kehilangan ini, Tuhan hadirkan hikmah dan rasa syukur yang banyak, karena hati terasa jadi semakin dekat dan pekat dengan kasih sayangNya...
mynalendra wrote on Mar 31
Ben tengah di surga sekarang, damai disisi JESUS ya sayang...mbak nitip salam utk mbak Vita n Mas Hadi semoga tabah dan kuat
3hati1cinta wrote on Mar 31
Terima kasih kabarnya mbak. Salam kenal juga ya. Ikut berduka untuk kel. mbak Vita. Semoga diberi kesabaran untuk kel mbak Vita. Semoga Ben senantiasa berbahagia di Surga. Amin.
coklatgobun wrote on Mar 31
walopun belum pernah kenal..ngrasa ikut sedih..kebayang bgt gmn sedihnya kelg yang ditinggal..semoga semuanya diberi kekuatan untuk mengahadapi ini semua..amien..
iwicaks wrote on Mar 31
turut berduka cita. sorry, cukup speechless.
dtsiq wrote on Mar 31
saya tau cerita Ben dari MP mbak Wanda Hazman...
*..tercekat..* Mbak Vita.., Mas Hadi.. saya turut merasakan kehilangan atas kepergian Ben.. bayak sabar ya.., sabar..dan sabar...
maknyaabel wrote on Mar 31
titip salam buat buat mbak Vita, mas Hadi & Chaterine di ya bu'....semoga tetap tabah dan sabar....walaupun wujud Ben telah pergi tapi pasti ia akan selalu berada disekitar orang-orang yang dicintainya
aliadarmadua wrote on Mar 31
Mbak Yuli...titip salam duka cita buat keluarga Ben & Ezra. Spechless mbak.Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan dan ketabahan. Tuhan kasih yang terbaik buat Ben dan Ezra...dilepaskan dari rasa sakitnya. Dan mereka ditempatkan disisi terbaik-Nya. Amiiiin...
haleygiri wrote on Mar 31
Sudah gak bisa lagi mo bilang apa, apalagi setelah baca tulisan disini... terasa bagnet kehilangannya...
Allah akan kembalikan sukacita dalam keluarga Mbak Vita dan Mas Hadi.
indhysa wrote on Mar 31
mbak... walaupun aku blm kenal sama keluarganya mbak vita, tapi aku bener2 ikut merasakan sedih yang sangat... pingin nangis baca posting ini, setelah sebelumnya aku rajin ngikutin berita ttg ben dan ezra sahabatnya... titip peluk cium buat mbak vita dan keluarga ya... semoga Allah melapangkan hati dan meringankannya sehingga ikhlas... amin... *Ben pasti sudah main2 di surga ya mbak... bersama Ezra tentunya...
tsuroiya wrote on Mar 31
turut berduka cita, sampaikan salam buat Mba Vita dan keluarga. Meski gak kenal secara pribadi, sebagai ibu, saya bisa ikut merasakan kesedihan Mbak Vita dan keluarga besarnya...

Salam kenal buat Mbak Yuli..
samkeke wrote on Mar 31
Ya Tuhan…ternyata Ben memang seorang malaikat yang hanya “singgah” sebentar ditengah2 rumah tangga Hadi & Vita untuk “mengajarkan” hal-hal kecil dan sederhana seperti kasih dan perhatian yang tulus…– kunjungannya kini telah usai dan dia sudah kembali ke rumahnya yang sebenarnya – di Surga yang mulia. Tuhan yang memberi - Tuhan yang mengambil - Terpujilah Tuhan….Amin.
Jeanne
nitacandra wrote on Mar 31
selamat jalan Ben sayang...
turut berduka buat mom vita sekeluarga...
semoga selalu dikuatkan Tuhan...
atiecs wrote on Apr 1
ikut berduka cita, jd ikut sedih..
lilanawal wrote on Apr 1
ikut berduka cita...sediih banget hati ini...aku sempat jenguk ben di mitra...anak2ku bersikeras ingin liat bennet... krn mereka pernah pergi bareng ke kidzania... tapi gak bisa krn ben di icu. saat melayat ke rspp juga gak tega liat ben...dari jauh aja.... hiks, selamat jalan bennet sayang.
jengnad wrote on Apr 1
baruu baca hiksss, sediih banget ya mbaa
defachri wrote on Apr 1
selamat jalan Ben...
saya belum pernah bertemu vita,tapi sudah beberapa kali ber telefon ,e mail,sms sama vita soal pemesanan edible,secara bathin seperti sudah kenal banget.saya ikut merasakan kesedihan vita dan klg,tolong sampaikan rasa duka cita saya pada dia..semoga vita bisa tabah menghadapi ini semua
terima kasih atas up date nya..saya jadi bisa tau kejadian yang sebenarnya,terima kasih mbak saya bisa membaca tulisannya.
myloveband wrote on Apr 1
turut berduka cita buat kel Mbak Vita. Selamat jln bu at Ben, malaikat kecil surgawi.
lovusa wrote on Apr 1
turut berduka dan mendoakan mbak... semoga tabah dan kuat.
windiaja wrote on Apr 2
hiks...baca lagi...berkaca-kaca lagi..nangis lagi..huks..meski dah beberapa hari berlalu..masih brasa miris dihati kalau baca mengenai kisah si Ben. Aku ga inget wajah Mom Vita, mungkin pernah ketemu saat kopdar FM, saat tau berita ini pertama kali di milis. Aku jg sama sekali ga tau Ben. Tapi aku merasakan derita itu..kesakitan ditinggal anak. Duh, Mom Vita. Semoga kamu kuat ya... Ben pasti udah di tempat terbaik yang pernah ada di manapun di dunia ini.
volarevia wrote on Apr 2
aduuh mbak..
sedih aku bacanya :((((
speechless deh.
asterku wrote on Apr 2
ikut berduka, dan semoga Ben berada ditaman surga bersama Tuhannya...amin
alifna wrote on Apr 2
mba titip salam buat mba Vita, mudah2an mba Vita dan suami diberikan ketabahan yg luar biasa dalam menjalani cobaan berat ini
marienapayne wrote on Apr 4
Turut berduka cita sedalam nya, semoga keluarga Mba Vita di beri kekuatan , yakin bahwa Ben telah menjadi malaikat kecil Nya
dearlucky wrote on Apr 15
setiap baca kisah Ben ini saya nangis terus mbak..
saya juga member milis yg sama dgn mbak Vita, milis being mom n sehat.. :(
mariasilvania wrote on Apr 18
turut berduka cita buat Ben...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.