Ezra Thadeus' posts with tag: curhat ibu
Duuuuuuuuuh.........ini postingan mengeluh. Pengen resign, udah nggak betah banget di sini. Boss makin bertaring. Tapi....... Banyak banget yang dipikirin.... Apa iya Ntar yang lain gimana Tapi..... Di sini juga mentok, bikin be-te.... Inikah waktunya mengambil keputusan? Ke kiri, Ke kanan, apa jalan terus?
*menghela nafas panjaaaaaaaaaaaaaaaangggg...*
sumber gambar : http://leehodgesart.com/New%20Works/Images/Time%20of%20Decision.jpg
Banyaaaaak banget yang nanya ke ibu, gimana kabar Vita, mamanya almarhum Ben. Hmm....Vita masih sangat sedih, teman-teman.Setiap pagi, ibu sms an, menforward ayat-ayat alkitab dan menanyakan kabarnya setiap pagi.
SMS Senin 31 Maret "Thanks ya dear.kami sedang pilih2 foto2 ben yang akan dicetak sebagai kenangan.kami semua banjir airmata.Duh, ternyata berat sungguh bagi yang ditinggalkan, yul.Ben dengan semua kebaikannya selama di dunia ini.sekarang yang berat adalah menghibur catherine.dia kehilangan sekali dan masih terus menangis. tolong doakan kami kuat ya"
SMS Selasa 1 April "Thanks ya yul.Besok7 harian Ben. Gw mau masak semua sendirian. Last cook for my beloved angel.Mudah-mudahan kalo sibuk gw jadi lupa semua kesedihan"
SMS Rabu 2 April (Ibu tanya Vita masak apa aja untuk kebaktian 7 hari Ben, malam ini)
"Aku cuma ngerecokin dikit sana sini. Gak bantuin. Tadinya mau bikin amris, tapi belum-belum udah nangis, inget Ben yang paling jago ngabisin amris. Akhirnya semua beli aja.Kemaren ada ibu2 datang ke sini, salah satunya udah naik haji 2 kali, nangis2 heboh di rmhku.Katanya dia marah sama Tuhan.Terus aku bilang: "yah bu apalagi saya yang kadar keimanannya belum seperti ibu".Yul, titip terimakasih buat teman-teman.Aku belum sanggup online"
Ya, bisa kita maklumi ya, pastilah Vita masih sedih sekali, masih sangat kehilangan, masih bertanya pada Tuhan 'mengapa', masih terus ingat saat-saat indah bersama Ben. Doakan terus ya , terutama Catherine, sampai hari ini masih terus menangis setiap kali ingat Ben.
sumber gambar: Women in Grief http://www.shunya.net
Sehabis mengantar Benneth ke peristirahatannya yang terakhir Jumat 28 Maret 2008 Masih ingat postingan ibu terakhir tentang sms Vita yang bilang sudah sampai di RSPP? Itu kira-kira jam 11.30. Lalu ibu istirahat makan siang di ruang rapat. Tiba-tiba jam 1 kurang 10 menit Ike menelpon ibu menanyakan benarkah Ben sudah pergi? Ibu segera lari ke depan komputer dan mendapati layar komputer ibu penuh dengan pertanyaan yang sama. Ibu cepat2 matikan komputer dan bergegas ke RSPP. Sampai di UGD, ibu menanyakan ke petugas ternyata Ben sudah dibawa ke kamar mayat. Dengan berderai air mata, ibu berlari. Di sana ada mas Hadi dengan mata yang memerah dan langsung berurai melihat ibu. “Tolong temani vita di UGD, dia pingsan”. Ibu lari lagi ke ruang UGD dan mendapati Vita duduk di atas tempat tidur ditemani temannya Novi.Tangispun pecah! “Yul, ini mimpi kan? Nanti aku bangun, Benneth ada kan?”, kalimat yang terus diucapkan Vita diantara tangisnya. Ibu tak tahu lagi mau berkata apa selain bilang ke Vita kalau Ben pasti sudah senang di Surga bersama Yesus. Semalam sebelum Ben dibawa ke RSPP, kondisinya memang sudah drop sekali. Nafasnya tersengal-sengal. Begitu juga pagi menjelang dibawa ke RSPP. Cukup dilematis memang. Tapi mengingat pelayanan yang kurang maksimal, akhirnya diputuskan Ben tetap dipindahkan. Begitu dari UGD RSPP, kondisi Ben turun lagi saat akan dibawa ke ruang ICU Burnt Unit. Dan pergilah Ben selamanya. Infeksi akibat luka bakarnya sudah tak tertahankan padahal luka bakarnya sudah mengering. Vita tak menyesali keputusannya memindahkan Ben tapi justru yang ia sesali adalah kenapa tidak memindahkan Ben dari minggu lalu. Karena sewaktu konsultasi ke dokter2 di RSPP, mereka mengatakan seharusnya Ben sudah dibawa ke situ di minggu pertama. Tapi waktu itu pun ICU RSPP penuh. Duh, Vit jangan pernah menyesali apapun. Kamu sudah melakukan yang terbaik. TapiTuhan lebih tau mana yang terbaik buat Ben. Jam 2 siang teman-teman lain mulai berdatangan. Untung Shinto datang karena dia yang mengerti apa yang harus dilakukan. Kami berdua bersama Atik (adiknya Vita) bergegas mencari kemeja dll di mayestik untuk ‘mendandani’ Ben. Seluruh wajah Ben dan kedua tangannya harus diperban karena terus menerus mengeluarkan air. Tersobek-sobek rasanya hati ini melihat kedua orang pengurus mayat mendadani Ben.Nggak karuan rasanya mendengar mas Hadi ‘bercakap-cakap’ dengan Ben seakan-akan ia mendengar. Airmata ibu seakan tak ada habisnya mengalir. Sabtu 29 Maret Jam 7.30 ibu sudah ada di rumah Vita. Ben di peti bersama dengan beberapa benda kesayangannya. Berbarengan dengan rombongan guru-guru dari TK Harapan Bunda yang akan mengadakan pelepasan terakhir untuk Ben. Dan lagi sungguh menguras airmata saat salah seorang guru bercerita tentang Ben yang nggak pernah nangis di sekolah dan selalu ceria. Kemudian seorang guru kesayangan Ben menyanyikan sebuah lagu. Ternyata hari senin besok, di sekolah diadakan perayaan ulangtahun untuk yang berulangtahun di bulan Maret (Ben tanggal 6 Maret lalu berulangtahun ke-6). Ben sudah wanti-wanti Vita untuk membuatkan cake Naruto. Goodybag dan kado yang dipersiapkan sekolah untuk Ben dibawa dalam peti. Di rumah duka, ibu bertemu dengan mamanya Ezra, teman Ben yagn sudah terlebih dahulu pergi. Beliau sudah tabah sekali dan terlihat damai dan sudah iklas merelakan Ezra pergi. Ketika ibu memperkenalkan diri dan bahwa nama anak kita sama, Ia langsung menangis dan memeluk ibu. Ia bilang kapan-kapan ingin bertemu dengan Ezranya-ibu. Saat-saat memberikan ciuman terakhir sebelum tutup peti juga jadi bagian yang menguras emosi. Catherine yang sebelumnya masih telihat ceria kali ini terus menerus menangis. Begitu juga saat di pemakaman. Vita kerap kali bilang berat sekali rasanya. Mas Hadipun yang waktu hari Jumat terlihat tabah, hari ini juga terus berurai airmata. Tanda-tanda Tiga hari sebelum kejadian terbakarnya mobil, Vita bercerita Ben mendadak aneh. Satu hari itu rasanya dia tidak mau pulang. Sehabis minta potong rambut, Ben minta makan, sehabis makan dia minta beli game, lalu minta lagi belanja ke Indomaret. Ini bukan kebiasaan Ben. Seminggu sebelum itu, Ben rajin memfoto dirinya sendiri di HP kedua orangtuanya.Dia sempet protes : koq di rumah ini foto kakak Cattherine melulu sih, foto Ben Cuma sedikit. Mas Hadi dan Vita memberi penjelsan, waktu jamannya kakak belum ada kamera digital, jadi semua dicetak. Foto-foto Ben banyak di komputer papa di kantor, di HP mama, disimpan di komputer rumah. Banyak juga. Tapi meski tetap sudah dijelaskan, Ben asik memfoto-foto dirinya sendiri. Dua hari menjelang kepergian Ben. Di rumah Atik, tiba-tiba saja Catherine tanpa ujung pangkal dan sedang tidak membahas alkitab pada saat itu, ia bicara begini : “di alkitab ada ayat yang bilang ‘manusia berasal dari tanah akan kembali ke tanah’. Dan di hari itu juga anaknya Atik yang berusia 1.5tahun tiba-tiba memanggil-manggil nama Ben. Sambil menunjuk ke satu tempat seakan-akan ia melihat Ben ada di situ.Ini terjadi dua kal i dan pada saat yang kedua anaknya Atik memanggil Ben sambil berlari ke dapur. Sementara Vita dua hari sebelum Ben pergi merasa hatinya nggak enak sekali sampai tidak bisa makan. Entah kenapa! Ben si malaikat kecil Vita bercerita bagaimana sejak hamilpun, Ben tidak pernah menyusahkan. Vita sampai bilang Ben itu seperti malaikat karena sangat baik.Dia anak yang sangat anteng tapi juga ceria, nggak cengeng dan sangat pengertian. Ben lah yang selalu dibawa Vita pergi kemana-mana karena ia selalu senang-senang saja dibawa kemanapun. Ia yang rajin membantu Vita bikin kue, sudah pandai menimbang bahan-bahan kue juga paling senang menunggui Vita saat membuat kue.Ben juga anak yang sangat rapi. Pinsil warna nya bisa hanya setahun sekali membeli karena Ben rajin meraut pinsilnya sendiri, memberinya nama dan meletakkannya dengan rapi.Mainan-mainnya juga ia rapikan. Menurut Vita jauh berbeda dengan Catherine. Catherine sempat bilang tadi :”yah ma, catherine nggak bisa bikin pe-er lagi dong, kan nggak ada Ben yang ngerautin pinsilku”. Ya selama ini memang Ben yang merautkan pinsil-pinsil Cathherine saat ia belajar dan membuat pe-er bahkan yang merapikannya juga. Ia memang malaikat kecil bukan? Ben si malaikat kecil itu sudah pergi. Ke sana, ke Surga ke rumah Tuhan dimana tidak ada lagi kesakitan. Dia pasti sudah senang disana, bermain bersama Yesus dan sahabatnya Ezra. Vita dan mas Hadi menitip salam untuk semua teman-teman Mpers, terimakasih atas semua dukungannya. Meskipun tidak pernah kenal dan tidak pernah bertemu tapi dukungan teman-teman di sini sangat menguatkan Vita dan keluarga. Tolong terus doakan Vita yang masih sangat terpukul dengan kepergian Ben.Semoga Vita kuat dan tidak terus menerus sedih. Selamat jalan Ben. Sampai bertemu lagi di Surga nanti.
Ya....Benneth sudah senang sekarang, nggak sakit lagi. Jam 12.40.Hari ini. Banyak yang ingin ibu ceritakan. Tapi rasanya sudah nggak sanggup lagi ibu menuliskannya. Terimakasih buat teman-teman yang sudah mendoakan, bahkan membantu secara material.
Besok Ben dikuburkan di TPU Pondok Rangon jam 10 pagi. Berangkat dari rumah duka di Vila Nusa Indah 2, Blok FF 5 No.6 - Jatiasih.
Cerita mengenai saat-saat terakhir Ben dan upacara pemberangkatannya nanti ibu tulis ya. Doakan Vita, mas Hadi dan Catherine bisa kuat mejalani kehidupan tanpa Ben.
picture source : http://3dnature.com/images/HeavenlyAngelWall.jpg
Bukan uang yang sudah terkumpul, tapi yang sudah dihabiskan. Kemarin begitu tau dari Vita langsung, Ben akan dipindahkan ke RSPP, Hani langsung meluncur ke RS Mitra.Benneth sedang dibuka perbannya dan terlihat luka bakarnya sudah mengering. Hani memberanikan diri bertanya ke Vita sudah berapa banyak uang yang dikeluarkan. Tiga hari pertama sudah dibayarkan asuransi 75 juta dan itu sudah habis limitnya. Jadi untuk tiap tiga hari berikutnya Vita mengeluarkan uang sendiri 38 juta. Benneth di sana sudah 10 hari.Fiuh berarti sudah hampir 150 juta! dan di RSPP nanti tentu biaya akan semakin besar.Vita sedang berusaha mencari koneksi ke Pertamina agar bisa mendapatkan keringanan. Mungkin ada temen2 yang bisa bantu??? Hani dan ibu berpikir gimana caranya bisa bantu Vita lagi ya. sumber gambar : http://www.indomedia.com/intisari/1997/november/images/reksa.jpg
 Seminggu ke depan bakal jadi orang yang sok sibuk hehehe....jadi bakal "menghilang" sebentar dari MP yang bikin addicted ini.
Kalo perlu sesuatu atau mau nanya-nanya soal Vita/Benneth daaaan.......cupcakes (teteuuuup!) email aku aja ya di ychristina@gmail.com. Kalo email masih harus dicek setiap saat.
Sampai ketemu yaa....Hmm....pasti banyak cerita-cerita menarik yang terlewat nih. Ihiks!
sumber gambar : http://www.alistreview.com/uploads/busy.gif
Berita Sebelumnya disini dan disini
Hari ini tadi pagi, ibu sama Hani emang udah janjian mau jenguk Benneth di Mitra Kelapa Gading. Sebelumnya sempet telpon-telponan sama Ningnong, ning bilang Vita (benneth's mom) tabah banget dan nggak terlihat terlalu sedih. Hmm....okelah, terhibur juga dengernya. Sebelumnya hari Selasa ibu dapet postingan foto-foto Ben di ICU, duuuh yang ada di kantor ibu berderai-derai nggak karuan sampe ditenangin Angky. Tapi begitu di rumah sakit, begitu Vita liat Ibu, wajahnya udah langsung sedih banget dan begitu ibu dan Vita melihat Ben di ruangan isolasi, kita berdua bertangis-tangisan. Ibu bilang ke Vita : "duh maaf ya vit harusnya gue ngasih lo kekuatan malah nangis, maaf banget deh gue emang cengeng". Vita cerita panjang lebar tentang kronologis peristiwa meledaknya mobil jemputan sekolah. Tidak ada yang meninggal, tapi dua orang Ben dan seorang temannya bernama Ezra (dan begitu tau namanya Ezra, ibu langsung nangis lagi) paling parah, namun Ezra yang terparah. Dan yang paling menyedihkan adalah sistem rumah sakit di Indonesia ini.Ampuuun, sungguh miris mendengarnya. Di tengah kepanikan, Vita harus bayar deposit 20 juta!!!!! Setelah dari ruangan ICU, kita ngobrol lagi di luar, seorang ibu dan seorang anak laki-laki datang. Anak ini ternyata sahabat Ben, tetangga di depan rumah. Si ibu tadinya nggak mau ngajak, karena peraturan RS kan anak sebelum umur 12 gak boleh, tapi si sahabat Ben ini setiap malam mimpi buruk terus, berteriak-teriak memanggil nama Ben. Akhirnya Vita mencoba melobi suster kepala agar mengijinkan anak ini melihat Ben. Dan begitu dia keluar, duuuh....ini anak menangis, dan si ibu menenangkan : "nggak apa-apa, ben nggak apa-apa, nanti Ben cakep lagi koq, nanti main lagi sama ade". Aduuuuuuuuuuuuuuuhhh.............ibu nangis lagi!!!! Beberapa hari yang betul-betul menguras emosi ibu.Meski seluruh wajah Ben dan kedua tangannya tertutup perban, Ben mengalami kemajuan hari ini. Sudah bisa minum susu, kedua kakinya sudah bisa bergerak, sudah merespon dengan baik. Meski masih memakai ventilator.Tapi dokter bilang masa kritisnya belum lewat, yang ditakutkan adalah infeksi lanjutannya. Selain sahabat Ben yang datang, ada satu orang lagi korban yang menjenguk Ben.Seorang anak perempuan cantik yang pipi kanannya diperban. Meski keliatan nggak terlalu besar, tapi menurut ibunya lukanya sangat dalam karena terkena besi panas mobil. Tapi satu hal yang paling ditakutkan ibunya, si anak ini berubah kepribadiannya karena sejak hari senin sama sekali tidak bicara. Anehnya, mobil yang meledak masih berada di depan sekolah, sampai hari ini belum dipindahkan karena tidak dibolehkan polisi. Masalahnya anak-anak di sekolah itu sampai hari Rabu kemaren sama sekali takut masuk sekolah. Seorang teman Ben, bahkan sampai terkencing-kencing dan berlari menjauhi sekolah. Sedih! Teman-teman kalau ada yang tergerak membantu Vita, bisa PM saya ya.Nanti saya kasih no reknya Vita dan nomer teleponnya.Ini sudah seijin Vita koq. Doa teman-teman masih sangat diharapkan. sumber gambar : http://www.iheartgraphics.com/blog_images/angel_pray.jpg
 A gak bingung memulai nulis ini. Secara kemaren sore dapet dua berita buruk yang bikin ibu nggak bisa tidur nyenyak.
Pertama, karena kemaren ibu cuti, sorenya dapet sms dari temen kantor kalau boss baru bakal naik jabatan secepatnya menggantikan boss lama.Waduh gawat!!! Soal ini kapan2 aja deh ibu cerita. Yang pasti dengan naiknya si boss, atmosfir di kantor bakal sangat tidak menyenangkan.
Kedua , nggak begitu lama setelah dapet sms mengejutkan itu dapet telpon dari the soulmate Ike, mengabarkan anaknya Vita Edible, Bennet terbakar wajah dan lengannya karena mobil jemputannya meledak. Aduh Tuhan!!!! Lemes banget kaki ibu. Beberapa kali ketemu Ben, selalu ngeledekin Vita : "ya ampun vit, si ben cakep banget, pasti bukan anak lo nih". Hari Jumat masih ngobrol panjang sama Vita di YM soal perkuehan dan persahaman. Baru dapet ceritanya dari Luluk, rincian ceritanya. Waktu mau distarter mobilnya nggak nyala-nyala, si supir berinisiatif mengotak atik mesin dan beberapa saat meledaklah. Yang paling parah Ben dan satu orang temannya. Nggak tau gimana nasib si supir. Semalaman terus terbayang-bayang wajah cakepnya Ben. Hati ini nggak karuan rasanya.Gimana Vita!
Aduuh Vita, yang tabah ya say. Nggak tau rencana Tuhan apa, tapi percaya saja Ia akan berikan yang terbaik. Tolong doakanVita dan Bennet ya teman-teman. Sekarang masih di ICU RS Mitra Kelapa Gading dan dibantu ventilator.
UPDATE : email dari Dewi Anwar
Teman kantorku rumahnya sekomplek dengan vita, tetangganya dia anaknya sekolah disana juga (sama dengan beneth) Kata temanku dlm musibah kemarin, didalam mobil ada sekitar 8 anak, 2 orang anak (adik kakak, anak TK) meninggal ditempat, lainnya luka parah. Yang mengenaskan supirnya langsung kabur, gak tau apa udah ketemu ama polisi apa belum….orang2 sekitar menolong mengeluarkan anak2 itu dengan memecahkan kaca mobil karena pintunya terkunci. gambar diambil dari http://www.artdayout.com.au/imgs/Girl-Crying_L.jpg
Hehehehe......judule serem banget. Tapi emang, barangkali efeknya sama, kaget, gemeteran, keringet dingin, deg-degan.....kalau di film kartun pake acara rambut berdiri...
"bu, ntar sore jemput gue ke kantor. gue mau beliin lo mixer KA"
JEDER!Betul kan,kayaq kesamber petir!!!
"tadinya sih mau buat kado ultah tapi daripada ditahan-tahan"
Deg-degannya masih akan berlangsung sampai hari Jumat. Karena pada hari itu si mixer impian ini bakal dijemput.
Sementara Rabu dan Kamis minggu ini bakal jadi hari terpanjang. Doakan ibu cepat pulih dari efek kesamber petir.
Kenapa ya beberapa hari ini ibu nggak kuat begadang. Terakhir begadang tuh hari sabtu buat bikin pesenan cupcakes natal. Nah hari minggu ceritanya mau begadang ngerjain kerjaan kantor. Udah nyetel weker jam 1, eh baru bangun jam 4 pagi. Tapi lumayan sih bisa bikin tulisan 2 halaman (padahal tugasnya 4 halaman). Terus senin malam, gitu lagi...kali ini malah bablas jam 6 huaaa.....padahal tugas kantor juga masih 2 halaman lagi belum kelar. Naaaah malam tadi terulang lagi....waduh biyuuuung.......... ini masih ada 2 halaman review yang belum kelar. Aneeh...aneeh.....biasanya ibu tuh kuat deh melek malem2. Ini koq bablas terus. Jangan-jangan ibu udah nggak kuat begadang, badan udah nggak fit, pengaruh umur juga kali (uh padahal baru 20 tahun, hihihihi boong banget). Tolong dong temen, kali punya rekomendasi suplemen yang bisa bikin badan ini seger gitu. Masih perlu begadang nih buat satu pesenan cupcake terakhir. Kabari ibu ya.... Zzzzzz........bobo lagi! (gambar dari sini : http://www.uvm.edu/~energy/SleepIsGood.jpg)

Waduuuh benjol deh ketimpuk my dearest sister jeng Dewi Joris. Hmm....8 sebenernya kurang, tapi kira-kira 8 keinginan dan harapan teratas seperti ini : (serius banget sih hehehehe) 1. Pengen lebih taat lagi sama Tuhan, lebih rajin beribadah dan ikut pelayanan. Ini mah resolusi tiap tahun deh kayaqnya hehehe 2. Lebih sabaaaarrr.........sabaaaaarrrr dan sabaaaarrrr..... 3. Pengen resign dari kantor, sikon di kantor udah tidak menyenangkan sebenernya, tapi kalo resign dapetnya dikit hahahaha.........jadi mesti sabar nunggu ini tutup. Deadlinenya Juni deh. Kalo belum tutup juga, yaaa kayaqnya mesti bener-bener resign. 4.Berhubungan dengan No.3 sebenernya, pengen lebih ngembangin toko cupcake nih.Siapa tau bisa buka Bakery Cupcakes pertama di Jakarta cieeee........mimpi kali yeee. Tapi kalo masih ngantor susah juga kan? 5.Pengen kursus cake decorating yang serius. Mesti diset bener waktunya, ambil cuti. Yang ini kudu terlaksana! 6.Pengen buanget jalan-jalan ke luar kota, ke bandung atau ke yogya atau ke Bali. Kayaqnya ibu udah luuamaaaaa.....banget nggak jalan-jalan. Ihiks! Kasian ya hihihi..... 7.Pengen punya oven ama mixer yang gede. Mixer sekarang kapasitas "cuma" 1 kilo, oven "cuma" muat loyang 30 (20 cupcakes). 8.Pengen lebih banyak baca buku......uhu...uhu... kangen banget baca buku "berat". Abis kapan waktunya? Pulang kantor udah tewas atau bikin cupcake. Wiiiiiiii.............udah yaaa. Mau nimpuk siapa lagi yaa? Ntar dulu deh.....dicari dulu!

Ibu kira dia teman baik ibu. Tapi koq ya ngomongin ibu, ngejelekin ibu di belakang. Apa salah ibu? 
Ternyata capek juga ya nggak ada yang bantuin jaga Ezra. Nganter Ezra pagi-pagi jam 7-8 ke Keen Kids, nyampe di sana jam 9an, terus ke kantor. Jam 5 kudu cabut dari kantor buat jemput Ezra, terus perjalanan pulangnya itu wuih…capek banget, hampir 2 jam. Ezra biasanya bablas tidur di mobil sampe pagi. Ibu juga jadi capek banget, jam 10an udah tidur. Boro-boro bisa bangun begadang bikin kue. Makanya orderan ditolak-tolakin, ihiks sedih deh!!! Di kantor juga sibuknya ampun-ampunan. Deadline maju semua karena ngejar sebelum libur lebaran, satu edisi yang biasanya dikerjain seminggu, sekarang cuma 4 hari. Wadow!!! Belum lagi ada raker lah, meeting lah, tolooooooooooonggg. Week-end asli deh nggak bisa bikin kue, wong Ezra nempel mulu. Duh, mestinya nggak boleh ya mengeluh. Mestinya bersyukur masih bisa kerja, masih bisa nitipin Ezra di KK, masih sehat-sehat (meski abis kena serangan si rotavirus juga), mestinya banyak alasan kan buat bersyukur. Tapiiii (ini versi excuse hehehe) namanya juga manusia yaaa……….boleh kaaan sedikiiit aja mengeluh! sumber gambar : http://jowra.com/photos/photos/exhausted.jpg
 Soal Rotavirus : Minggu lalu, dari hari rabu sampai hari sabtu, tiap kali makan ezra muntah, minum muntah, yang nggak dimuntahin cuma teh anget manis sama pocari sweat. Awalnya sih ibu tenang-tenang aja, wong muntahnya nggak sampe 10x sehari, mencret iya, nyembur gitu. Tapi behaviour kan biasa-biasa aja, masih pecicilan. Nggak mau makan banyak sih. Sampai pas hari sabtunya, ngumpul sama keluarga besar menyambut kedatangan ponakan bule Fabian, nah di acara itu secara makanan banyak, ezra agak nafsu tuh, tapi yang ada ya gitu makan muntah, minum muntah. Paniklah tante-tantenya, ibu "dipaksa" nelpon dokter. Untung dokter anak tersayang itu masih menerima pasien. Ezra dapet jam 8 malem. Dan yaaaa....seperti yang sudah ibu duga sebelumnya, dokter Waldi cuma bilang : "nggak apa-apa bu, ini rotavirus, virusnya bisa dari angin, bisa darimana aja, kasih cairan apa aja yang dia mau, nggak ada pantangan, jangan dipaksa makan, paling hari senin baru dia mau makan. Kasih aja air tajin" Hihihi air tajin, nggak ada resep apa-apa. Yang ada tante-tantenya Ezra ibu ceritain gitu cuma bengong hehehe....terbukti minggu malem, udah mau makan lumayan banyak. Soal KeenKids : Setelah curhat ibu tentang Ezra dan mbaknya (makasih ya teman-teman buat masukannya, I love you all), akhirnya ibu keluarin si mbak jahanam itu. Masalah lain adalah gimana Ezra selama ibu bekerja. Telpon ke banyak yayasan, jawabannya sama : kosong! Ya iyalaaaah…..secara mau puasa dan lebaran gini. Sekalinya ada, ibu nggak sreg. Akhirnya kepikiran mencoba daycare alias tempat penitipan anak. Maunya sih yang deket-deket rumah, ternyata nggak ada. Browsing-browsing tentang dampak anak dititipkan di daycare, juga tanya sana-sini (lewat milis ibu dan anak) untuk sharing yang pernah nitipin anaknya di daycare, ternyata cukup banyak juga positifnya. Akhirnya ibu dan ayah memutuskan untuk coba titipin Ezra di KeenKids Daycare di apartemen Park Royal, gatot subroto. Hari ini udah hari ke 5 Ezra dititipkan di situ. Dua hari pertama memang nangis-nangis, tapi selebihnya cuma saat ibu mau pergi aja, abis itu udah nggak nangis. Tapi belum mau ikut bermain dengan yang lain. Waktu hari pertama, ibu coba melihat dari teve monitor yang ada di ruang tamu depan, Ezra lagi duduk diem aja di pangkuan kakak pengasuhnya ngeliatin temen-temen nyanyi sambil diiringi piano, duh sediiih deh hati ibu. Sekarang Ezra udah mau duduk makan bersama-sama teman-teman yang lain. Memang dari segi harga relatif mahal dibanding memakai PRT. Tapi imbang dengan program yang ditawarkan. Jadwal teratur, ada waktu belajar (mewarnai, main musik, dll), berenang, dan nonton teve ada jadwalnya juga. Dapet makan 3x sehari plus buah/jus. Semuanya ada jam-jamnya dan laporannya cukup detil. Menu makannya variatif banget, makan siang ama malam, menunya beda.Cuma karena pulangnya jauh, takutnya ibu Ezra kecapean. Tiap kali pulang, langsung tidur bahkan di mobil udah tertidur, karena di daycare Ezra belum mau bobo siang. Mungkin belum terbiasa tidur rame-rame kali yaa. Mudah-mudahan Ezra seneng di situ yaa....
Oh ya teman-teman berhati-hati ya dengan ex mbaknya Ezra itu, nama lengkapnya Siti Khadijah. Even sebagai pembantu yang ngurus kerjaan rumah tangga, dia sama sekali nggak bisa dipercaya. Kalo perlu fotonya, japri ibu aja. sumber gambar : www.earlychildhoodlinks.com
 Kali ini ibu bingung, mau mulai cerita darimana saking bete abis. Maunya cerita yang sistematis dan nggak berpanjang-panjang.Tapi kayaqnya tetep akan panjang hehehe. Sabar ya bacanya dan pleeeeeaaaaseeeeee advice and pray for ibu! 1.Bermula dari mbaknya Ezra (namanya Siti) udah dari dua bulan lalu minta ijin untuk pulang kampung tujuhbelasan ini. Alasannya biar nanti lebaran nggak usah pulkam. Yaa seneng dong ibu. Akhirnya disepakati dia balik ke sini hari mnggu malam atau senin pagi. Ibu "terpaksa" ngambil cuti kantor hari Kamis (16 Agustus) dan hari Senin (20 Agustus), soalnya pengalaman yang lalu2, bilangnya pulang minggu atau senin, yang ada malah molor sehari.Tapi anehnya hari Kamis, dia telpon ke ibu , bilang kalo dia belum berangkat ke kampung, masih di rumah kakaknya di Tebet. Baru berangkat kamis malem. "Cepet koq bu ke kampung saya cuma 6 jam, saya cuma mau nganter duit buat ibu saya", gitu alesannya. Anehnya lagi hari Jumat malem udah ada di rumah. Padahal kampungnya di Brebes. Ibu curiga. Dan bener, BSnya Danis (anaknya Angky) ngadu ke ke Angky kalo Siti emang nggak pulkam. DAMN!!!!!!!!!!!!!!! Gue bela2in cuti 2 hari (yang ijinnya sekarang susah banget) demi buat dia PACARAN!!!!!!!!!!!!!!   Siti emang punya pacar. Baru sekitar 2-3 bulan. Dia emang bilang, dan udah ibu nasehatin panjang lebar bahwa ibu nggak ngelarang dia pacaran asal tau aturan, kayaq nggak boleh pacaran selain malem minggu dll.... 2.Mantan supir ibu yang kadang ibu sewa buat nganter kue atau nganter Ezra ke sekolah datang ke rumah, dan ngadu kalo Siti tiap Ezra pulang sekolah selalu ninggalin Ezra di rumah bersama asisten (pembantu yang ngurus rumah) di rumah dalam keadaan menangis keras, sementara dia entah pergi kemana. Ini sudah beberapa kali terjadi. Ditambah lagi kalo sudah ngobrol dengan sesama PRT, Ezra suka dicuekin.Laporan ini juga dibenarkan oleh mbak satunya. 3.Asisten yang satu ngadu kalo Ezra pernah dipukul mulut dan tangannya karena nangis terus. Ibu akhirnya coba tanya ke Ezra pernah diapain sama mbak Sitinya. Ezra bilang : "dipukul mouthnya (sambil meragain)". Kenapa Ezra dipukul, "Ezra nangis". Wadoooooooooooooooooooohhhhhhhhhhhhh..........................!!!!!!!!!!!!!!! Ibu emang kadang suka lepas kontrol nyentil mulutnya Ezra kalo dia udah nangis atau teriak2 nggak karuan, tapi denger orang lain, apalagi itu orang ibu bayar buat jagain Ezra, ibu jelas geram!!!!!!! Tapiiiiiiiii anehnya begitu kemaren ngeilat si Siti udah di rumah, Ezra seneng banget, terus langsung minta mau bobo sama Siti. Bingung nggak seeeh!!! Udah gitu pas minggu pagi mau berangkat gereja, dia liat Siti masih di dalem rumah beberes, dia nangis : "mbak sitiii ayooo ikut". Bingung kan? Seperti pernah ibu cerita, kelakuan Ezra emang lagi nyebelin. Minta apa2 nangis, kalo nggak mau melakukan sesuatu bisa teriak2 kenceng, kadang bersikap membingungkan semenit bilang A eh secepat kilat bilang mau B. Memang siapa aja yang ngadepin bikin hati dan kepala panas, tapi ibu nggak rela kalo orang lain mukul Ezra seenaknya.  Akhirnya, diskusi sama ayah dan Angky. Karena sebentar lagi puasa dan lebaran, cari ganti juga susaaaaahnya minta ampun, akhirnya mulai hari senin ini Ezra dititipin di rumah Angky bersama si Siti. Pertama di rumah Angky ada mama papanya juga sodara lain yang bisa ngawasin, plus BSnya Angky yang bisa monitor. Sementara itu ibu coba cari gantinya (wish me luck).Ibu belum ngomong apa2 sama Siti. Takut sama mulut ibu sendiri. Rencananya begitu dapet ganti langsung mau ibu keluarin. Teman-teman tolong masukannya! PS : Ky, love you! tante & om, makasih banyak. Sorry ya ngerepotin!
sumber gambar : "Stress" http://oldweb.northampton.ac.uk/stu/general/MH%20postcards/stress%20purple%20card.jpg
 Tadinya ibu mau nulis tentang hal ini, sekedar berbagi kebahagiaan aja koq. Tapi tante Endang udah nulis duluan. Ya udah deh baca aja yaa.... DI SINI.Yaaa.....gitu deh hehehe....jadi bingung mau nulis apa. sumber gambar: http://www.intimacytherapy.com/images/shy.gif
 
 Hayoooo ada apaaa.........Ada kecelakaan. Dimana? Di depan kantor gramedia-majalah jl.panjang. Korbannya? IBUUUUUUUUUUU...............Ditabrak apa? Mobil. Parah nggak? Yaaa......"cuma" luka-luka di kaki kanan dan tangan kanan. Gimana ceritanya? Giniiii..... Ceritanya ibu mau ke bank sama tante ida. Seperti biasa minta disebrangin deh tuh sama satpam di zebra cross, secara emang lalu lintas di sini rame dan kenceng2 banget. Ibu sama tante ida hampir sampai di troatoar, kira2 dua langkah lagilaaah. Eh..tau-tau ada mobil banting stir nabrak ibu sama mbak ida. Kami berdua terlempar ke trotoar, mobilnya juga masuk ke trotoar. Penabrak tadinya mau lari, tapi udah dikerubungi sama para pengendara motor. Thanks guys whoever you all are! Tante ida nggak apa-apa, kecuali memar di paha. Ibu yang cukup parah. Kaki dan tangan kanan luka-luka. Duuuh waktu lukanya dibersihin dokter dan diobati, ibu menjerit-jerit. Suuuakiiiitnya minta ampun!!! Sampe nangis berderai-derai deh. Jalan juga agak susah karena setiap kali ditekuk, terasa lukanya tertarik. Lumayan bengkak di seluruh kaki, tapi hari ini bengkaknya dah agak kempes, luka-luka dah mengering meskipun masih senut-senut banget dan masih sakit kalo dibawa jalan. Hikmahnya? Praise the Lord, I have a great God!!! Orang-orang segedung heboh dan menengok . Semua kaget kirain udah gimana, ditabrak mobil dengan cukup kencang gitu looooh tapi well, there's nothing serious. Luka-luka ini masih bisa ibu tahan, I'm still alive! Keterangan foto.Iseng banget sih foto2 hihihi...kayaqnya nulis tanpa foto aneh aja!Diambil dengan kamera HPkiri-kanan : Luka di tangan (masih sampai lengan atas sih, cuma bingung fotonya )Tengah : Luka di lutut dan kakiPaling kanan : Luka di kaki
   Juminteeen.....maaap yaaa itu judule aku contek dari blogmu. Duuuhh...tak terkatakan hatiku menerima pemberianmu ini : berlian-berlian kertas. Sama seperti kiriman berlian kertasmu yang pertama, maka berlian kertasmu yang kali ini kupandangi lebih lama lagi. OMG.....koq ada yaaa cup-cup cantik seperti ini.  Duuuh.....juminteeeen....how can say to you???  1 Pack isi 6 biji seharga $9 singapore???? Ini bukan berlian lagi namanya. Tapi yang membuat ibu terharu justru obrolan kita waktu itu di YM "kemanapun juminten pergi, begitu melihat berlian-berlian kertas cantik, juminten inget ibu". Juminteeen, I love you!!!  Juminten ini teman SMA ibu, dipertemukan kembali berkat kehebatan dunia maya. Malah efeknya lebih dasyat, kami menjadi sahabat dekat.Bertukar cerita dan bertukar barang haha...Atas permintaan beliau, ibu nggak boleh mencantumkan nama asli dan link blognya. Maklum si Juminten ini udah jadi seleb blog. Terkenal banget! Beth, thanks ya say buat delivery plus (plus gemblong yang super duper enak). Btw, Ibeth ini juga salah satu sahabat maya ibu tersayang.Lewat beliaulah berlian-berlian kertas ini sampai ke meja ibu. Hmm....ibu bersyukur banget deh buat dunia maya ini, mempertemukan ibu dengan dua orang hebat ini. Berlian-berlian kertas ini akan ibu pajang saja.Sayang banget mau dipake!
Hari ini Ezra ambil raport. Isi raportnya terbagi beberapa seksi, cukup detil, tidak ada penilaian, hanya Sangat Tampak, Mulai Tampak, Belum Tampak. Seksinya mulai motorik kasar, motorik halus, sosialisasi, kepribadian, hmm....apalagi yaaa...... lupa deh. Dan seperti yang sudah bu duga, Ezra masih kurang mau mewarnai, menempel, belum terlalu menguasai huruf dan angka hehehe . Anehnya di kelas nggak mau main playdough, padahal di rumah seneng banget. Di sekolah seneng main balok-balok dan puzzle, di rumah ogah-ogahan. Paling senang menyanyi dan mendengarkan cerita. Juga paling excited kalo melakukan aktiitas fisik. Tapi satu hal yang bikin ibu bangga, Ezra paling mandiri di antara teman-teman sekelasnya. Sudah lama nggak didampingi mbaknya di kelas, cuci tangan sendiri, ambil alas makan dan gelas sendiri, makan sendiri, dan duduk diam dengan tenang selama makan.
Tidak ada acara penghargaan.Cuma kemaren hari minggu sebenernya ada pentas seni, tapi Ezra nggak dateng karena ada ultahnya mama Non itu. Lagipula Ezra juga nggak ikutan manggung karena sama sekali nggak mau ikut latihan hihihi...
Gitu deh Ezra. Ibu juga nggak berharap tinggi koq karena tujuan ibu masukin Ezra sekolah hanya alternatif kegiatan aja.Nggak berharap Ezra langsung pinter 123 dan ABC, apalagi membaca hehehe. Sssstttttt...........tadi di sekolahnya Ezra ada poster "1000 BATITA MEMBACA" dalam rangka peringatan hari anak 27 Juli nanti. Weleh...weleh....
Libur deeeh sampai tanggal 17 Juli!
| |